Jakarta (RADARIBUKOTA) – Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, mencatat penerimaan sebanyak 21 kantong jenazah korban kebakaran hebat yang melanda kantor Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa siang, 9 Desember 2025. Informasi ini disampaikan langsung oleh Brigjen Prima Heru Yulihartono selaku Kepala RS Polri Kramat Jati pada pukul 17.00 WIB, menandai perkembangan terbaru dalam upaya penanganan insiden tragis ini.
RS Polri Kramat Jati Menangani Korban Kebakaran Kantor Terra Drone
Kantong jenazah yang diterima oleh RS Polri Kramat Jati berasal dari lokasi kebakaran yang menewaskan sejumlah korban. Meski jumlah kantong jenazah telah terdata sebanyak 21, para petugas belum dapat memastikan apakah seluruh kantong berisi jenazah utuh atau potongan tubuh (body parts) akibat kondisi kebakaran yang sangat parah. Pemeriksaan mendalam oleh tim dokter forensik masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi setiap korban secara tepat dan akurat.
Situasi Kebakaran dan Penanganan Forensik
Kebakaran di kantor Terra Drone tersebut terjadi secara tiba-tiba dan menyita perhatian publik. Kejadian ini menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar Jakarta Pusat. RS Polri Kramat Jati sebagai fasilitas medis yang memiliki spesialisasi forensik memainkan peran penting dalam proses identifikasi dan dokumentasi jenazah korban untuk kepentingan hukum dan keluarga.
Menurut laporan, proses identifikasi jenazah yang melibatkan tim dokter forensik berlangsung penuh ketelitian. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap korban dikenali dengan benar, sehingga dapat diserahkan kepada keluarganya sesuai prosedur yang berlaku. RS Polri memiliki keahlian dalam menangani kasus-kasus korban bencana dan kecelakaan besar, termasuk kebakaran massa.
Konsekuensi dan Langkah Pemerintah
Insiden kebakaran ini menimbulkan keprihatinan luas, tidak hanya di lingkungan sekitar kantor Terra Drone di Kemayoran, tetapi juga di seluruh Jakarta. Pemerintah diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh untuk menemukan penyebab utama kebakaran dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang.
Berbagai langkah penanggulangan darurat dan pemulihan korban harus dilakukan secara cepat dan tersistem, termasuk memberikan dukungan psikologis dan sosial kepada keluarga korban. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di laman Wikipedia tentang kebakaran gedung.
Tautan Internal Terkait
Untuk melengkapi informasi berita terkini terkait kejadian serupa dan masalah sosial di Jakarta, pembaca dapat mengunjungi artikel kami sebelumnya di Berita Terkini di Radar Ibukota yang membahas ragam isu yang tengah berkembang di ibu kota.
Kami juga merekomendasikan artikel terkait kinerja aparat dan prosedur penanganan insiden keamanan di Jakarta yang dapat menambah wawasan pembaca mengenai tata kelola penanggulangan bencana dan krisis di kota metropolitan.
Pentingnya Identifikasi dan Penanganan Forensik
Identifikasi jenazah dalam insiden kebakaran merupakan proses yang sangat krusial dan kompleks. RS Polri Kramat Jati dengan fasilitas Instalasi Forensik-nya menjadi ujung tombak dalam memecahkan teka-teki identitas para korban. Ini sejalan dengan standar internasional dalam penanganan korban bencana besar.
Langkah ini memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya, serta menjadi dasar kuat bagi proses hukum yang dapat berlanjut. Upaya tersebut juga mencerminkan dedikasi tinggi tenaga medis dan aparat keamanan dalam menghadapi situasi sulit dan penuh tekanan.
Sampai berita ini diturunkan, pihak RS Polri dan tim forensik masih terus bekerja keras menyelesaikan pendataan dan identifikasi, sambil menunggu hasil pemeriksaan yang akurat. Kesiapan fasilitas dan dukungan teknologi forensik modern sangat membantu dalam kecepatan dan ketelitian penanganan kasus.
Sumber: RADARIBUKOTA, YouTube Channel resmi TribunJakarta Official

